Image Restoration atau Restorasi Citra biasa disebut juga dengan image deblurring atau image deconvolution terkait dengan rekonstruksi atau estimasi dari citra yang masih bagus/tidak rusak (uncorrupted) tapi ternyata mengandung derau atau kabur (blurred). Seperti pada contoh di bawah ini:
Showing posts with label Pengolahan Citra Digital. Show all posts
Showing posts with label Pengolahan Citra Digital. Show all posts
Friday, December 14, 2012
Sunday, December 9, 2012
HOW TO CALCULATE ORIGINAL SIZE OF OBJECTS IN DIGITAL IMAGE BY MATLAB
In this article, I will elaborate how do we calculate size of objects in digital image by Matlab. This size is the original one, which is measure in cm. We actually do not need sophisticated algorithm to do that. But when the combination of objects get complicated, we are gonna need some algorithm to solve. Why do we need such algorithm? To extract the objects from background, then distinguish each of them and decide what kind of objects they are.
Sunday, October 14, 2012
Local Thresholding on Digital Image Using Otsu (Another Approachment)
Dalam artikel sebelumnya pernah dibahas mengenai pengambangan (thresholding) pada citra digital menggunakan teknik Otsu. Dalam artikel ini, kita akan gunakan kembali metode tersebut tapi dengan pendekatan yang berbeda. Pada artikel sebelumnya kita menggunakan teknik Otsu secara serentak pada keseluruhan bagian dari citra digital sehingga hanya ada 1 nilai ambang (threshold) yang berlaku untuk sebuah citra. Namun, pada artikel ini kita akan memanfaatkan teknik Otsu tapi sebelum itu kita akan membagi sebuah citra secara vertikal menjadi beberapa bagian.
Luminance as Adjustment in Digital Image
Secara sederhana luminance atau luminan adalah sebuah ukuran untuk menggambarkan perceived brightness atau tingkat kecerahan yang oleh panca indra kita asumsikan atau rasakan. Adjustment atau pengaturan juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan luminance atau luminansi dari sebuah citra. Beberapa adjustment yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan iluminan dari sebuah citra digital adalah
Laplacian Matrix
Dalam pengolahan citra digital, laplacian kerap digunakan sebagai deteksi tepi dari objek dalam citra.
Digital Image Filtering in Frequency Domain
Penapisan (filtering) pada sebuah citra digital dapat dilakukan baik dalam kawasan (domain) spasial (ruang) dan frekuensi. Mirip dengan isyarat 1 dimensi (1-D), penapisan dilakukan baik dalam kawasan waktu maupun frekuensi dengan operasi konvolusi merupakan landasan/dasarnya. Hal tersebut dimungkinkan karena adanya hubungan dua arah pada transformasi Fourier, yakni:
Apa Itu Frekuensi Citra (What is Frequency in Image)
Kerap kali kita berurusan dengan filter/tapis baik tapis frekuensi rendah, frekuensi tinggi, bandpass atau bandstop. Jenis-jenis tapis ini sangat mudah dipahami perannya ketika digunakan untuk isyarat 1 dimensi (1-D). Namun bagaimana untuk isyarat 2 dimensi (2-D) seperti citra digital? Tentu timbul pertanyaan, apa itu frekuensi citra? Bagaimana bentuknya? Apa besarannya?
Color Space Conversion XYZ to RGB
Pada artikel kali ini, saya akan memberikan program konversi ruang warna dari XYZ ke RGB.Adapun algoritma dari konversi ini adalah
Color Space Conversion CIELab to XYZ
Dalam artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai konversi dari CIELab ke XYZ. Sebagai lanjutannya, kita akan bahas bagaimana mengembalikan ruang warna tersebut kembali ke XYZ.
Color Space Conversion RGB to CIELab
Dalam artikel ini akan dibahas tentang konversi ruang warna (color space) dari type RGB ke CIELab. CIELab atau disingkat dengan Lab merupakan ruang warna yang sering dipakai untuk pengolahan citra berdasar warna. Dalam artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai konversi ruang warna dari RGB ke XYZ. Konversi ruang warna ini perlu karena merupakan pijakan kita untuk konversi ke Lab.
Color Space Conversion RGB to XYZ
Konversi dari ruang warna RGB ke XYZ dapat dilakukan. Konversi ini berguna salah satunya ketika kita ingin melakukan konversi ruang warna dari RGB ke CIELab. Hal yang pertama dilakukan adalah konversi RGB ke XYZ.
Fibonacci Number in Matlab
Deret Fibonacci bukan sesuatu yang baru. Semenjak kita SMA bahkan mungkin SMP sudah mengenal kumpulan bilangan yang indah ini. Mengapa saya mengatakan indah? Karena konsep dasarnya yang mudah tapi bisa dimanfaatkan untuk membuat print art misalnya atau sering digunakan dalam forum diskusi flash untuk membuat efek animasi. Bahkan dalam keseharian kita, bisa ditemukan kemiripan deret ini dengan keteraturan letak cones pada beberapa jenis bunga, bentuk dari cangkang Nautillus dan lain-lain.
Bit-Plane Slicing
Bit-Plane Slicing merupakan metode yang digunakan untuk melihat kontribusi atau pengaruh dari tiap bit penyusun citra. Untuk citra 8 bit, pada dasarnya tiap intensitas yang nilainya dalam format desimal, bisa dipecah menjadi bit-bit dalam format biner.
Color-Based Object Detection in Digital Image
Artikel ini hanya bacaan sekilas saja yang isinya berupa cara mendeteksi objek dalam citra digital berdasarkan warna dari objek tersebut. Yang berbeda dibanding dengan artikel sebelumnya, citra yang kita olah bukan citra bergerak alias video melainkan citra biasa. Konsepnya hampir sama, kita perlu mensiasati bagaimana melakukan ekstraksi warna dari objek yang terdapat dalam citra. Sehingga kita bisa mendapatkan objek yang diinginkan. Tapi tentu konsep sederhana seperti ini tidak terlalu bisa diandalkan karena informasi warna yang diberikan sangat terbatas.
POWER LAW –BASIC TRANSFORMATION- IN DIGITAL IMAGE
Power Law merupakan salah satu metode dari Transformasi Dasar untuk Citra Abu-Abu (gray-level). Ada tiga metode yakni Image Negative, Generic Log, dan Power Law. Perhatikan gambar di bawah ini
GENERIC LOG –BASIC TRANSFORMATION- IN DIGITAL IMAGE
Generic Log merupakan salah satu metode dari Transformasi Dasar untuk Citra Abu-Abu (gray-level). Ada tiga metode yakni Image Negative, Generic Log, dan Power Law. Perhatikan gambar di bawah ini
IMAGE NEGATIVE –BASIC TRANSFORMATION- IN DIGITAL IMAGE
Image Negative merupakan salah satu metode dari Transformasi Dasar untuk Citra Abu-Abu(gray-level). Ada tiga metode yakni Image Negative, Generic Log, dan Power Law. Perhatikan gambar di bawah ini
Piecewise Linear Contrast Stretching
Pada dasarnya metode ini memiliki tujuan yang sama dengan metode contrast stretching lainnya, yakni untuk memperlebar dynamic range. Bedanya dalam metode ini, sudah ada kurva tertentu yang diikuti dalam pengaturan kontrasnya. Perhatikan gambar di bawah ini:
Histogram Trimming Linear Stretch
Mirip dengan linear contrast stretching yang telah dibahas pada artikel sebelumnya, metode ini meninjau stretching berdasarkan histogramnya. Metode ini memiliki cara kerja yang hampir sama dengan metode linear stretching, hanya saja untuk nilai c dan d merupakan nilai trimming atau pemotongan batas berdasarkan histogram citra. Misalkan saja jika kita memiliki sebuah citra dengan histogram level berada pada 10 hingga 240.
Linear Contrast Stretching
Berbeda dengan histogram equalisation yang sifatnya non-linier, artikel kali ini akan membahas tentang memperlebar dynamic range dengan menggunakan linear contrast stretching.Perbedaannya adalah hasil dari pengaturan kontras warna secara linier agak kasar. Jenis citra yang cocok untuk pengaturan ini adalah citra dengan distribusi histogram berbentuk Gaussian atau mendekati Gaussian.
Subscribe to:
Posts (Atom)